Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat dan Pengembangan UMKM jadi Fokus Perjuangan Anggota DPRD Husni Fahrudin

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Fraksi Golkar, Muhammad Husni Fahruddin, beberapa waktu lalu melakukan kegiatan reses dengan mengunjungi langsung ke masyarakat.

Kegiatan reses yang berlangsung dari tanggal 4-11 November 2024 ini mencapai 12 titik, yang diharapkan dapat menjangkau berbagai macam keluhan dan aspirasi dari masyarakat.

Menurutnya, reses ini merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk lebih dekat dengan konstituen dan mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka.

“Reses ini sangat penting untuk menjalin komunikasi antara anggota DPRD dengan masyarakat. Saya sudah melakukan reses di beberapa titik, lebih dari empat tempat, dan kegiatan ini akan terus dilanjutkan hingga 12 titik,” ungkapnya.

Aspirasi yang diterima selama reses kali ini di Kutai Kartanegara beber Ayub, sapaan akrab Muhammad Husni Fahruddin, yakni berfokus pada keinginan masyarakat agar anggota DPRD dapat hadir lebih sering dan berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Salah satu aspirasi utama yang muncul kata dia, adalah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang dinilai memiliki peran penting dalam perekonomian lokal.

“Setiap kali melakukan reses, masyarakat banyak yang mengharapkan dukungan untuk pengembangan UMKM," terang anggota DPRD Kaltim dapil Kutai Kartanegara itu.

Partai Golkar lanjut dia, memiliki kementerian yang berfokus pada pengembangan UMKM. Atas dasar itu, tak heran jika Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Golkar berkomitmen untuk mendukung sektor ini agar dapat tumbuh lebih baik.

"Sebagai partai yang memiliki menteri UMKM, kami mencoba untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dengan mengembangkan usaha kecil yang ada di lapangan," paparnya.

Tentu saja, ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian daerah, terutama dengan mengandalkan potensi ekonomi yang ada di tingkat mikro.

Usaha-usaha kecil ini diharapkan Ayub, dapat berkembang dengan baik, bahkan tanpa terlalu dipengaruhi oleh krisis ekonomi global.“UMKM memiliki potensi besar untuk berkembang, dan kami ingin memastikan mereka bisa berjalan dengan mandiri. Kami harap sektor ini dapat tumbuh secara organik tanpa tergantung pada fluktuasi ekonomi global,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut, semua aspirasi yang dihimpun selama reses ini akan dicatat dan disusun dalam bentuk buku saku yang nanti disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas."Ke depan, reses akan dilakukan dengan lebih terstruktur. Kita juga akan gelar paripurna agar setiap aspirasi masyarakat ini dapat ditindaklanjuti dengan lebih efektif," tutupnya.(adv/die)